Polres Kota Sorong Menyemprotkan Sekitar 12 Ton Cairan Disinfektan Ke Sepanjang Jalan Utama Kota Sorong

Sorong Terjadi peristiwa penganiayaan di jalanan pada Sabtu (26/6) kemarin oleh seorang pengendara mobil bermerek Pajero kepada sopir truk kontainer. Momen yang terekam di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara itu kemudian menyebar luas dan viral di media sosial.

Dalam video clip viral yang beredar, pria perekam video clip sempat melontarkan kata 'mentang-mentang tentara' kepada pelaku penganiayaan. Hal tersebut membuat jajaran anggota TNI turun tangan mencari kebenarannya.

Awalnya, penganiayaan tersebut terjadi lantaran rasa tak terima si pengendara mobil Pajero ketika diklakson oleh sopir kontainer. Berikut ulasan selengkapnya.

Anggota TNI Turun Tangan Cari Pelaku


Peristiwa penganiayaan yang terjadi di Jl. Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara oleh pengendara mobil Pajero terhadap sopir kontainer ini mencuri perhatian berbagai pihak. Termasuk salah satunya adalah para anggota TNI, mereka pun kemudian turun tangan guna menulusuri perihal benar atau tidaknya bahwa pelaku merupakan seorang anggota TNI.

Disebutkan dalam unggahan Instagram akun @tnilovers18, bahwa sudah diadakan penulusuran oleh para TNI dengan terjun ke lokasi serta mencari saksi-saksi atas kejadian tersebut.

"Anggota TNI melakukan penelusuran kelokasi dan mencari saksi-saksi yang dianggap mengetahui kejadian tersebut," tulis keterangan akun Instagram.

Aniaya dan Pecahkan Kaca Truk Kontainer tak Terima Diklakson


Seorang pria baru saja menjadi sorotan karena melakukan penganiayaan di Jl. Yos Sudarso, Sunter, Jakut. Awalnya pria pengendara Pajero itu diduga mengerem mendadak sehingga membuat kontainer di belakangnya mengklakson sebagai reflek, namun ia tak terima dan ngamuk.

Sang pengendara Pajero tersebut kemudian menganiaya sopir kontainer hingga lebam-lebam dan sempat menodongkan handgun. Bahkan seperti nampak dalam unggahan akun Instagram @tnilovers18, ia juga memecahkan kaca bagian depan mobil truk kontainer hingga hancur.

Bernopol QH, Diduga Aparat Kepolisian


Dalam unggahan akun Instagram @tnilovers, juga terlihat pelat nomor mobil Pajero yang merupakan oknum pelaku penganiayaan tersebut adalah B 1861 QH. Sementara perlu diketahui bahwa pelat nomor QH merupakan pelat istimewa yang digunakan oleh petinggi atau petugas kepolisian.

Namun hingga saat ini memang, identitas pelaku masih ditelusuri lebih lanjut oleh para anggota TNI. Hingga saat ini masih belum diketahui identitas pasti dari pelaku penganiayaan yang tengah viral tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Hidup Dian Sastrowardoyo yang Lahir di Keluarga Beda Agama dan Memilih Masuk Islam

Stok Vaksin Covid-19 di Jakarta Sangat Melimpah, Tapi Target Sudah Terlampaui

Potensi Sumba Timur Memanfaatkan UMKM Untuk Mendulang Rupiah