Stok Vaksin Covid-19 di Jakarta Sangat Melimpah, Tapi Target Sudah Terlampaui
Jakarta - Vaksinasi corona di Indonesia terus digencarkan. Target 60 persen masyarakat divaksin pada akhir 2021 word play here terus dikejar.
Hingga hari ini, Senin (6/12), dikutip dari situs vaksin.kemkes.go.id, baru 99 jutaan orang menerima dosis lengkap. Itu berarti baru 47,55 persen dari target 208 juta orang divaksin.
Dari jumlah tersebut, DKI Jakarta sudah melampaui target mereka. Complete sudah 9.283.226 orang yang divaksin 2 dosis. Itu berarti sudah di atas sasaran yang ditangkap, persentasenya mencapai 110 persen.
Masih dikutip dari situs yang sama, sisa vaksin di Jakarta mencapai 1.212.770 dosis. Paling banyak di Jakarta Selatan 613.310 dosis.
Namun tak dirinci, jenis vaksin apa saja yang tersisa. Diperkirakan, vaksin-vaksin ini masih cukup untuk paling lama 140 hari ke depan.
Misalnya ke daerah Tapanuli Selatan yang stok vaksin mereka hanya bisa untuk sehari lagi. Atau yang lebih dekat ke Kabupaten Lumajang yang vaksinnya hanya cukup untuk 5 hari ke depan.
Hingga saat ini, belum ada jawaban dari Kemenkes terkait kemungkinan vaksin dialihkan dari daerah yang punya banyak stok ke daerah yang jauh lebih sedikit.
Hingga hari ini, Senin (6/12), dikutip dari situs vaksin.kemkes.go.id, baru 99 jutaan orang menerima dosis lengkap. Itu berarti baru 47,55 persen dari target 208 juta orang divaksin.
Dari jumlah tersebut, DKI Jakarta sudah melampaui target mereka. Complete sudah 9.283.226 orang yang divaksin 2 dosis. Itu berarti sudah di atas sasaran yang ditangkap, persentasenya mencapai 110 persen.
Lantas, dengan kondisi seperti ini, apakah Jakarta masih melakukan vaksinasi? Berapa stok vaksin tersisa saat ini?
Masih dikutip dari situs yang sama, sisa vaksin di Jakarta mencapai 1.212.770 dosis. Paling banyak di Jakarta Selatan 613.310 dosis.
Namun tak dirinci, jenis vaksin apa saja yang tersisa. Diperkirakan, vaksin-vaksin ini masih cukup untuk paling lama 140 hari ke depan.
Pertanyaan berikutnya, apakah vaksinasi di Jakarta sampai saat ini terus berlanjut? Atau mungkinkah nanti stok vaksin tersebut akan dialihkan ke daerah lain?
Misalnya ke daerah Tapanuli Selatan yang stok vaksin mereka hanya bisa untuk sehari lagi. Atau yang lebih dekat ke Kabupaten Lumajang yang vaksinnya hanya cukup untuk 5 hari ke depan.
Hingga saat ini, belum ada jawaban dari Kemenkes terkait kemungkinan vaksin dialihkan dari daerah yang punya banyak stok ke daerah yang jauh lebih sedikit.
Komentar
Posting Komentar