Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Indonesia Lapor 2 Kasus Baru Varian Omicron, WNI dari Inggris dan Amerika Serikat

Jakarta -  Kemenkes mendeteksi kembali kasus positif corona varian Omicron di Indonesia. Ada penambahan 2 kasus baru dari WNI yang baru pulang dari luar negeri, sehingga total sudah 3 kasus varian Omicron di Tanah Air. Menurut jubir vaksinasi COVID-19 Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi kedua WNI tersebut adalah laki-laki. Satu WNI baru saja pulang dari London, Inggris, sementara satu lainnya dari Guyana, Amerika Selatan. "Dua pasien terkonfirmasi terbaru adalah IKWJ, 42 tahun, laki-laki, perjalanan dari Amerika Selatan serta M, 50 tahun, laki-laki, perjalanan dari Inggris," rinci dr Nadia, Sabtu (18/12). "WNI betul, dia repatriasi dari Guyana (Amerika Selatan)," tambahnya. dr Nadia tak menjelaskan bagimana kondisi kedua pasien ini, namun mereka masih menjalani karantina di RSDC Wisma Atlet. Kedua pasien terbaru terkonfirmasi Omicron setelah menjalani karantina wajib 10 hari seusai kembali dari luar negeri. "Saat ini keduanya sedang menjalani karantina di Wisma Atl...

Perusahaan Gojek dan TOBA Bentuk Perusahaan Join untuk Kendaraan Listrik

Jakarta -  PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melalui anak usahanya yang bernama PT Karya Baru TBS atau PT Batu Hitam Perkasa, membentuk perusahaan patungan dengan PT Rekan Anak Bangsa yang berafiliasi dengan Gojek. Perusahaan patungan tersebut dinamai PT Energi Kreasi Bersama yang didirikan secara resmi pada 9 Desember 2021. Modal Dasar, Modal Ditempatkan dan Modal Disetor PT Energi Kreasi Bersama sebesar Rp 71,75 miliar. "PT Energi Kreasi Bersama didirikan dengan maksud dan tujuan perusahaan untuk bergerak dalam bidang perakitan sepeda motor, perdagangan sepeda electric motor, reparasi dan perawatan sepeda electric motor, pembiayaan sepeda motor, perakitan baterai untuk kendaraan bermotor, dan penyedia stasiun penukaran baterai kendaraan listrik," kata Direktur Utama TOBA, Dicky Yordan, seperti dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (11/12). Dalam keterangan yang diunggah ke keterbukaan informasi BEI juga disebutkan, langkah ini merupakan bagian d...

Stok Vaksin Covid-19 di Jakarta Sangat Melimpah, Tapi Target Sudah Terlampaui

Jakarta -  Vaksinasi corona di Indonesia terus digencarkan. Target 60 persen masyarakat divaksin pada akhir 2021 word play here terus dikejar. Hingga hari ini, Senin (6/12), dikutip dari situs vaksin.kemkes.go.id , baru 99 jutaan orang menerima dosis lengkap. Itu berarti baru 47,55 persen dari target 208 juta orang divaksin. Dari jumlah tersebut, DKI Jakarta sudah melampaui target mereka. Complete sudah 9.283.226 orang yang divaksin 2 dosis. Itu berarti sudah di atas sasaran yang ditangkap, persentasenya mencapai 110 persen. Lantas, dengan kondisi seperti ini, apakah Jakarta masih melakukan vaksinasi? Berapa stok vaksin tersisa saat ini? Masih dikutip dari situs yang sama, sisa vaksin di Jakarta mencapai 1.212.770 dosis. Paling banyak di Jakarta Selatan 613.310 dosis. Namun tak dirinci, jenis vaksin apa saja yang tersisa. Diperkirakan, vaksin-vaksin ini masih cukup untuk paling lama 140 hari ke depan. Pertanyaan berikutnya, apakah vaksinasi di Jakarta sampai saat ini terus berlanju...