Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Kejaksaan Berhasil Menangkap Buronan Kasus Perusakan Hutan di Sambas

Kalbar -  Tim Tabur (tangkap buron) Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menangkap seorang terpidana yang masuk daftar pencarian orang (DPO) selama empat tahun dalam kasus perusakan hutan seluas 1.000 hektare di Kabupaten Sambas tahun 2017 bernama Maman Suherman. "Terpidana Maman Suherman kami tangkap bersama tim Tabur Kejagung, Senin (27/9) malam sekitar pukul 22.15 WIB, saat dia berada di Perumahan Pondok Indah, Jalan City Kencana V, Pondok Pinang Blok 29, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan," kata Kepala Kejati Kalbar, Masyhudi di Pontianak dilansir Antara , Kamis (30/9). Dia menjelaskan, terpidana adalah mantan Direktur PT Kilau Mas Perkasa yang bergerak di bidang perkebunan sawit. Terpidana terbukti secara sah dan meyakinkan berdasarkan putusan MA nomor 92K/Pid. Sus.LH/ 2017 tanggal 21 Juni 2017 dalam perkara tindak pidana melakukan pekerjaan atau perusakan kawasan hutan secara tidak sah. Dalam vonis itu, terpidana Maman Suherman terbukti melakukan tind...

Ahli AstroNomi Berhasil Merekan Detik-detik Planet Jupiter Dihantam Batuan Luar Angkasa

Jakarta -  Astronom asal Brasil, Jose Luis Pereira, berhasil menangkap kilatan terang di planet Jupiter pada Senin (13/9). Kilatan itu tampaknya berasal dari batu ruang angkasa yang menyala, melayang tinggi di atas atmosfer Jovian di planet terbesar di Tata Surya. "Saya rajin mengamati earth," kata Pereira kepada Space. "Ketika earth Jupiter, Saturnus, dan Mars berlawanan, saya mencoba membuat gambar di setiap malam di kala langit cerah. Terutama earth Jupiter favorit saya." Peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/9) malam di São Caetano do Sul , di negara bagian São Paulo, Brasil. Kala itu, ia berencana akan memotret planet Jupiter serta merekam video guna keperluan program Discover menggunakan Teleskop Newtonian 275mm f/5,3 dengan kamera QHY5III462C, ditambah lensa okuler Televue Powermate 5x (f/26,5) dan filter potong IRUV. Cuaca tampak kurang bersahabat, tapi Pereira memutuskan untuk bertahan dan melanjutkan pengintaiannya hingga Senin (13/4), mengumpulkan 25 vid...

Akibat Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang Puluhan Rumah Warga di Cianjur Rusak Berat

Cianjur -  Puluhan rumah milik warga di Desa Mekarwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rusak setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang, Rabu (15/9) sekitar pukul 18.00 WIB. Rumah warga yang mengalami rusak pada bagian genting dan atap ini terjadi di Kampung Tegal Koneng, Pasir Danas, Munjul, Pasir Waru, Cipeuyeum, Pasir Gombong, Soropotan, Pasir Loa, dan Pasir Ceri. Kepala Desa Mekarwangi, Cecep Surahman, mengatakan peristiwa itu terjadi setelah wilayahnya diguyur hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak aching hingga malam ini. Cecep menyebut, tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa itu. Namun, puluhan rumah warga di sembilan kampung di desa tersebut mengalami rusak. "Hingga saat ini masih melakukan pendataan, tetapi jumlahnya diperkirakan mencapai puluhan. Beruntung tidak ada korban jiwa ataupun luka," kata Cecep, kepada wartawan, Rabu. Cecep mengatakan, pihaknya dibantu personel TNI-Polri dan masyarakat sekitar dal...

Mantan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Meminta Maaf Kepada Seluruh Rakyat Afghanistan

Jakarta -  Mantan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, yang melarikan diri dari Kabul ketika pasukan Taliban telah sampai di pinggiran ibu kota negara itu, meminta maaf atas runtuhnya pemerintahan yang dipimpinnya. Ghani menyampaikan permintaan maafnya pada Rabu (8/9), sekaligus membantah telah membawa uang senilai jutaan dolar saat melarikan diri dari istana presiden. Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Twitter , Ghani mengatakan dia meninggalkan Afghanistan atas desakan tim keamanannya yang mengatakan jika dia tetap tinggal, ada risiko "pertempuran mengerikan sama seperti yang pernah dialami kota Kabul selama Perang Saudara 1990-an". "Meninggalkan Kabul adalah keputusan paling sulit dalam hidup saya, tetapi saya yakin itu satu-satunya cara untuk membungkam senjata dan menyelamatkan Kabul dan 6 juta warganya," jelas Ghani, dilansir Antara, Kamis (9/9). Pernyataan itu sebagian besar menggemakan pesan yang sudah dikirim Ghani dari Uni Emirat Arab segera setelah ...

Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisastimo Mengatakan Kekebalan Komunitas Untuk Mengantisipasi Varian Covid-19

Jakarta -  Dinamika varian infection COVID-19 telah menjadi tantangan selama hampir 2 tahun berjalannya pandemi. Bahkan, adanya varian-varian baru COVID-19 dikhawatirkan berpotensi menurunkan efektifitas vaksin yang digunakan. Terkait hal ini, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito meminta masyarakat tidak khawatir. Termasuk terhadap jenis vaksin yang tengah digunakan dalam program vaksinasi di Indonesia saat ini. Karena THAT telah menegaskan bahwa standar vaksin dalam membentuk kekebalan yang baik ialah yang memiliki nilai efikasi di atas 50 persen. "Sikap yang tepat dengan adanya penurunan angka efektivitas vaksin ialah tidak berpuas diri terhadap angka capaian vaksinasi. Bahkan baiknya bisa melebihi 70% dari populasi agar menjamin kekebalan komunitas secara sempurna terbentuk," Wiku dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan di Graha BNPB, Kamis (2/9/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden. Faktor lain yang dapat mempengaruhi ...